![]() |
| Foto: Disperdagind Flotim |
Kimakamak – Dalam upaya menjamin ketepatan takaran dan melindungi hak konsumen, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Flores Timur melaksanakan kegiatan tera ulang terhadap pompa ukur bahan bakar minyak (BBM) milik PT Asotim yang beroperasi di Desa Kimakamak.
Kegiatan tera ulang tersebut dilakukan oleh petugas metrologi legal dengan menggunakan peralatan standar untuk menguji tingkat akurasi pompa ukur BBM. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan bahwa volume bahan bakar yang dikeluarkan oleh pompa sesuai dengan ukuran yang tertera dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Petugas melakukan pengujian dengan menyalurkan BBM ke dalam alat ukur standar yang telah dikalibrasi. Hasil pengukuran kemudian dibandingkan dengan angka yang ditunjukkan pada pompa untuk mengetahui apakah terdapat selisih yang melampaui batas toleransi yang diizinkan.
Menurut perwakilan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Flores Timur, kegiatan tera ulang merupakan agenda rutin yang bertujuan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan distribusi BBM serta memastikan setiap transaksi berlangsung secara adil.
“Melalui tera ulang ini, kami memastikan bahwa alat ukur yang digunakan dalam transaksi perdagangan berfungsi dengan baik dan memberikan hasil yang akurat. Hal ini penting untuk melindungi hak konsumen maupun pelaku usaha,” ujarnya.
Pihak PT Asotim menyambut baik pelaksanaan tera ulang tersebut dan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga standar pelayanan kepada masyarakat. Perusahaan menilai pemeriksaan berkala terhadap pompa ukur menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Selain melakukan pengujian teknis, petugas juga memberikan edukasi kepada pengelola mengenai pentingnya menjaga kondisi peralatan ukur agar tetap akurat dan siap digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari.
Masyarakat yang menggunakan layanan pengisian BBM di Desa Kimakamak menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap pengawasan dan pemeriksaan berkala terus dilakukan sehingga konsumen memperoleh jumlah bahan bakar yang sesuai dengan pembayaran yang dilakukan.
Kegiatan tera ulang juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim perdagangan yang sehat, transparan, dan berkeadilan. Akurasi alat ukur dalam transaksi perdagangan dinilai memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan terlaksananya tera ulang pompa ukur BBM milik PT Asotim di Desa Kimakamak, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik, sementara hak-hak konsumen tetap terlindungi melalui penggunaan alat ukur yang akurat dan sesuai standar metrologi legal.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar